Tuesday, May 09, 2017

(Travelling Mom) Royal Ambarrukmo Hotel, Really Nice Hotel

Deklare : 
Tulisan tentang hotel ini ditulis atas keinginanku sendiri. 
Aku tidak mendapatkan benefit apapun atas tulisan ini.
Tidak ada kerjasama dalam bentuk apapun dengan hotel. 

***
Norak mode on
Hal pertama yang aku lakukan saat tiba di kamar adalah melihat dari teras kamar
Cakep yaaa :)
*pemandangannya, bukan orangnya :) *itu wajah orang belum mandi 24 jam hahaha 


Kali ini Jogja...

Yeeeey,...

Cerita seru tentang perjalanan ke Jogja akan kutulis, setelah menulis perjalanan ke Palembang. Kali ini aku akan bahas dulu hotel tempat aku dan keluarga, serta teman-teman sekantor divisi yang dipimpin Bang Asis, suamiku, menginap.  

Awalnya, kami mencari hotel yang tidak terlalu mahal. Disesuaikan dengan budget yang terkumpul. Sayangnya, long weekend kali ini, sekretaris Bang Asis gagal mencari hotel yang miring harganya. hehehe

Semuanya penuh.

Ini kita bicara Jogja soalnya. Daerah nomor 2 paling banyak turisnya setelah Bali. hehehe

Akhirnya, diputuskan mengambil kamar di hotel bintang 5 yakni Hotel Royal Ambarrukmo, karena hotel ini relatif masih banyak kamar yang bisa dibooking secara dadakan di saat long weekend. 

Alhamdulillah... bisa nyicipin hotel bintang 5 lagi. 

Kali ini Bang Asis dikasih kamar Exclusive Suite. Kalau kucek di booking dot com, semalamnya kisaran 3,8 juta kalau cek in tanggal 6 Mei. Tapi berhubung kita ramai-ramai dari kantor perusahaan, dan Mbak Yayuk, sekretaris Bang Asis, jago banget nego ke marketing hotel, maka, kamar untuk Bang Asis, berhasil didapat dengan harga 2,8 juta semalam. Kami booking untuk 2 malam saja. :) 

hasil iseng googling harga kamar :) 
Aam sangat antusias nih nginep di hotel lagi :) 


Berikut foto-foto kamarnya, serta fasilitas yang kudapatkan dari hotel ini. Aku akan menuliskan juga kelebihan dan kekurangan hotel ini, meskipun tidak bisa maksimal, karena memang, selama 2 hari di sana, aku tak sempat mengeksplore semua fasilitas hotel, akibat menjelajahi kawasan Jogja. :) 

Aku mendapat kamar 635.
Jadi kalau ada yang cek in hotel ambil exclusive suite, kamar ini alhamdulillah sepadan ama harganya :) 

Ruang tamu sekaligus ruang tivi di luar.
mirip dengan kamar Presidential suite di Hotel Salak Bogor


 Baca juga tulisanku tentang Presidensial Suite di Hotel Salak Bogor. 


Ini adalah bagian dalam kamar mandi di luar kamar tidur.
Khusus untuk para tamu yang mau ke kamar mandi

Ini adalah tempat tidur ukuran King.
I love King Size, muat buat tidur berempat soalnya hahaha 

telpon di sisi tempat tidur
Fasilitas yang dibutuhkan bisa ditelpon dari sini
mau sejadah, hingga piring2 pun tinggal ditelpon.
I love it 
Ini toiletnya.
ada istilahnya for man and woman toilet ya.
Sebelah kiri adalah tempat pup/pipis dan juga ada shower
sebelah kanannya ada bath up. Ini adalah ruang fave anak2.
Apalagi Aam. jadi pengobat hati, saat tak bisa memanfaatkan fasilitas kolam renang. hehehe

Lemari pakaian sebelah pintu kamar mandi

Jika di hari pertama, aku tak bisa melihat gunung Merapi dari teras kamar kami. Maka alhamdulillah, Merapi menampakan diri di pagi hari ke 2 kami di sana. Senang sekali melihat gagahnya si Gunung yang cukup menakutkan ini. Tahun 2010 menjadi  tahun berduka untuk Jogja, karena meletusnya gunung aktif ini.

Aku menyukai pemandangan gunung dari jauh, ketimbang dari dekat. Meski faktanya aku dan rombongan kantor Bang Asis malah memilih Tour Lava di hari ke 2. Cerita detailnya semoga aku bisa tuliskan segera yaa :)

Disapa Gunung Merapi, Gunung yang sangat Gagah...


Selain fasilitas kamar, yang hanya bisa kunikmati saat tidur saja, karena kecapean mengeksplore sedikit tempat di Jogja dalam 2 hari, maka, kusempatkan pagi harinya, untuk melihat-lihat fasilitas hotel di luar kamar. 

Berikut foto-fotonya : 

Sisi Lobby

Pertama kali kita masuk hotel, maka aroma wangi bunga dan pemandangan cantik bunga anggrek asli akan menyambut kita di bagian lobby. 
Ada banyak kursi besar dan mewah.
Kawasan yang luas, sehingga anak-anak berlarian dengan sepuasnya. 
Petugas lobby yang sigap dan ramah. 
Belum lagi, lukisan, ornamen serta hiasan di ruangan tersebut, benar-benar sedap di pandang mata 



Ini adalah bagian news corner
ada koran dalam luar negeri di sini
juga ada majalah, serta internet gratis.
Aku sukaaa banget hiasan dindingnya...
Juga, demen lihat gaya laki-laki dalam foto ini.
I love him..:) hehehe 

Sisi Kolam Renang

Ini adalah sisi yang belum kesentuh anak-anak. Alasannya nanti aku ceritain ya. Yang pasti membuatku jadi ingin kembali ke hotel ini lagi. Karena kayaknya sedap banget deh berenang di kolam ini. Sejuk dan cuacanya adem, tapi tidak dingin. Mudah-mudahan kelak ada rejeki bisa balik lagi sini..:)

Kolam difoto dari sisi taman 

Matahari pagi itu sungguh keren 

Ini foto kolamnya dari teras kamar kami 

Kak Billa manyun lihat kolam renang
Belum kesentuh soalnya
Mudah2an ada rejeki balik sini lagi ya Nak :) 

Ini sisi kolam, diambil dari pintu keluar hotel sebelah utara
Selanjutnya, ternyata di sini, ada taman, kolam ikan dan playground. Kak Billa senang banget saat melihat ada play ground. Aku sempat memotonya beberapa kali. kawasan tamannya memang luas. ada banyak pohon-pohon yang memiliki jenis anggrek berbeda di setiap batangnya. Lalu play ground anak-anak yang relatif luas. Ada kolam renang khusus anak-anak. Kemudian, kolam ikan Koi yang bikin tenang kalau duduk lama-lama di situ..:) aku suka banget tamannya. Mengingatkanku pada hotel Borobudur di Jakarta, Hotel Novotel di Bogor atau hotel Arya Duta di Sumarecon Serpong. Halaman yang luas dan menyenangkan


Ikan Koinya gede2.
Kak Billa sampe terpana liatnya 

Aku banyak moto beragam anggrek pagi itu
Cantik2 banget diterpa sinar matahari pagi 
 
Jalan setapak menuju bagian taman.
Suka bangeeet 

Tempat mandi selesai berenang.
posisinya ke arah taman. 

Sebenarnya ada lagi fasilitas lain, seperti gymnastik yang lengkap, jalan setapak untuk joging pagi, serta spa. Sayang aku tak sempat mengeksplore lebih jauh.

Karenanya, komentarku, tentang kelebihan dan kekurangan hotel ini , bisa jadi tidak maksimal. Namun, boleh kubilang... ini adalah salah satu hotel keluarga yang keren banget.

Kelebihannya : 

1. Mewah, ornamen dan detailnya aku suka banget.

2. Merupakan hotel keluarga yang pas banget untuk dinikmati. Artinya, jika hanya ingin eksplore hotelnya tanpa perlu eksplore Jogja, hotel ini udah pas banget.

3. Sebelahan ama Ambarrukmo Plaza. Aku gak sempat ke plaza tersebut, tapi dengan kondisi hotel sebelah mal gitu, alamat, anak2 juga kalau pengen nyari makan mudah banget. Aku belum nyoba beli makanan di hotelnya, jadi nggak tahu seberapa mahal atau murah harga makanan hotelnya. :)

4. Kolam renangnya luas, dan ada dua pilihan. Untuk dewasa dan anak-anak.

5. Taman bermainnya cukup besar. Tempat anak-anak berlari-lari juga asyik. Termasuk salah satu hotel dengan fasilitas taman yang menarik.

6. Ini yang paling keren. Pilihan makanannya... Wuhuuuu, aku suka bangeeet. Sangat detail, sangat banyak pilihannya, sainganya hotel Padma di Bandung, tapi kayaknya ini adalah hotel dengan jumlah pilihan sarapan terlengkap yang pernah aku kunjungin. Dari makanan tradisional hingga Jepang dan Eropah. Detailnya aku suka bangeeet. Semua disusun cantik. Ah... boleh dibilang, restauran untuk sarapannya, adalah yang terbaik sejauh ini. Bahkan mengalahkan hotel di Trans Bandung. Beneran lhooo, Aku jatuh cinta pada setiap detail masakan dan rasanya :) Ada satu foto kuenya kuupload di IG ku. Sebuah kue kecil banget, tapi masyaAllah detail banget hiasannya :) Aku boleh bilang, untuk bagian restauran, rasa dan pilihan, so far aku kasih 9.5 deh poinnya...belum ada yang nyamain :)

Ada kids corner lagi
Duh kak Billa antusias banget makan buah dan coklat di kawasan ini :)

7. Room servicenya juga gesit. Tak sulit meminta apapun dari House keepingnya juga. Mineral Water untuk complimentnya ada 4 botol. Yeeey... aku selalu suka pada hotel yang memberikan air mineral gratis dalam jumlah banyak :)

8. Toilet kitsnya juga lengkap. Mirip dengan hotel Trans atau hotel Intercontinental. Aroma sabunnya duuuh, sukaaa... bau sereh gitu. Sangat herbal. Jogja banget jadinya hehehe

9. Hemmm... Apalagi ya ? Oh iya, Wifi gratis dooonk... hahaha... Hotel Bintang 5 yang gak pelit. hehehe

10. Pemandangan dari teras kamar juga luar biasa. Tidak saja view pool atau kolam renang, tapi juga view gunung. Double rasanya fasilitas yang didapat.

View yang sangat indah 



Sementara untuk kekurangannya, apa ya?

Aku kudu lama mikirinnya nih. Kayaknya gak ada ya ?

Eh mungkin jarak kali ya. Agak jauh dari pusat kota Jogja. Jadi kalau mau ke Malioboro dan sekitarnya, ya agak lama. Dan mengalami sedikit kemacetan.
Selain, mungkin karena hotel berbintang, jadi agak mahal. Tapi sejauh yang aku perhatikan, biaya hidup di Jogja ini relatif gak setinggi Jakarta dan sekitarnya, Sehingga biaya2 yang ada juga gak terlalu mahal kayaknya ya? *Duh banyak nanya ini, semacam kode untuk segera kembali ke Jogja lagi deh :) hehehe

Mungkin, aku tidak akan rekomendasikan hotel ini, jika niat utama ke Jogja adalah mengeksplore wilayah Jogja.
Kenapa? Karena sayang kalau hotel ini hanya dijadikan tempat tidur doank. Hehehe.
Pulang mengeksplore Jogja udah kadung capek, dan akhirnya malah gak tau fasilitas di hotel ini.

Jadi, aku suka banget hotel ini, sangat kurekomendasikan untuk hotel keluarga dan untuk para penikmat fasilitas hotel. Aku pengen banget nyobain kolam renang, gym dan spanya. Sayang gak sempat. hahaha
Atau bisa juga sih, buat hotel untuk kebutuhan bisnis, sehingga meski tak sempat mengeksplore Jogja karena kesibukan kerja, tetap bisa eksplore hotelnya.


Aku rasa, segitu deh review hotel Royal Amarrukmo ini ya. Detail terkait hotelnya bisa digoogling sih. hahaha. Ini memang kutulis sesuai yang aku rasakan dan kualami. Jadi apa adanya :)










Sunday, May 07, 2017

(Travelling Mom) Menikmati (fasilitas) Hotel Santika di Palembang

Declare : 
Tulisan tentang Hotel ini, kubuat atas kemauanku sendiri
Tak ada kerjasama dalam bentuk apapun, serta tak ada reward dalam bentuk apapun yang kuterima dari pihak hotel.
Semata-mata, karena aku memang ingin mereview kelebihan dan kekurangan hotel ini dari kacamataku sendiri. 
Terima kasih

***



Sarapan pagi, Kala Ayah anak2 sudah bergabung


Menginap di hotel dengan biaya sendiri, jarang kulakukan. Selain memang dananya harus dikumpulkan dulu dengan segenap jiwa dan kemauan...hehehe , juga, seringnya selama ini, ngikut kegiatan suami.

Kali ini, aku memilih Hotel Santika di kawasan Radial, Palembang ini, dengan beberapa alasan. Bukan  untuk pesiar atau jalan-jalan sekeluarga, namun lebih karena alasan Reuni Perak FH Unsri, angkatan 1992. Detail kisah Reuni, akan aku tulis di postingan lain. Semoga aku sempat menunaikan janji ini. Amin

Aku sudah lama melakukan booking hotel ini via booking dot com. Biasanya ada tiga aplikasi yang kugunakan mencari hotel. Traveloka dot com, Agoda dot com dan Booking dot  com. Entah kenapa, akhir-akhir ini aku lebih nyaman menggunakan booking dot com dalam mencari hotel.

Singkat cerita, aku menginap di hotel ini karena alasan personal banget. 

Thursday, March 09, 2017

(Buku Bacaan) Februariku (Hanya) Membaca Sedikit Buku


Niat sih kuat,... meski fakta di lapangan, aku kesulitan membagi waktu antara rumah, keluarga, tulisan dan bacaan. Hehehe... 

No excuses sebetulnya. Karena aku juga baca banyak kisah melalui internet sih. hehehe.

Tapi, bulan Februari ini, aku terpaksa memilih bacaan sesuai kondisiku yang sedang berusaha keras kembali menulis dengan fokus. Maka bacaan-bacaannya berkisar pada karakter, kumpulan cerita anak hingga picbook. *smile ear to ear

Berikut bacaanku selama Februari ini... 

(Traveling Mom) Pangandaran... So Beautiful


Pejalananan ini sudah berlangsung 1 tahun lebih. Akhir Januari 2016 itu adalah masa-masa capek minta ampun. Karena kami baru saja pindahan rumah. Dan kondisi rumah sendiri belum sepenuhnya layak huni. 

Tapi, kegiatan family gathering Lifting Marine Operasion atau LiMO di perusahaan suami kerja sudah lama direncanakan oleh pihak karyawan bagian tersebut. Sebagai salah satu atasan di divisi tersebut, adalah wajib buat ayahnya anak2  mensupport kegiatan ini. Aku pun menikmati "escape" ini, karena tingkat keletihan yang tinggi, saat baru pindahan, rumah belum kelar dan pikiran mumet kemana-mana.

Dirasakan kalau ikut ke perjalanan 3 hari 2 malam ke Pangandaran ini adalah sebuah kegiatan yang menyehatkan. Apalagi, bisa mengenal semua keluarga besar divisi LiMO, serta menyaksikan pemandangan alam yang indah-indah.

Detail kegiatan sebetulnya ada. Tapi entahlah... feel nulisnya udah gak sama... Jadi aku titip foto-foto saja di sini... berikut keterangan sedikit. 

Saturday, February 11, 2017

(Travelling Mom) Merasakan Fasilitas Presidential Suite ala Hotel Salak Bogor

***

Pernyataan :

Tulisan ini kubuat atas kesadaranku sendiri. Tidak ada kerjasama dalam bentuk apapun dengan hotel yang kureview.

***



Putra Bungsuku di depan hotel Salak The Heritage

Menikmati fasilitas hotel berbintang 4 sekelas Salak kali ini adalah yang ke 3 kalinya. Dan ini adalah keberuntungan dan nikmat dari Allah karena "ngintilin" Ayahnya anak-anak. Hehehe *tutup muka, ketauan gratisan. :)

Kali pertama nikmatinnya dulu 10 thn lalu mungkin, saat kami berdua belum punya anak. Lalu bbrp tahun lalu, saat baru punya Billa. Kali ini Aam, putra bungsuku mendapat kesempatan menikmati, hotel yang bagian depannya adalah bagian dari hotel jaman Belanda dan old version banget, berposisi dekat Balaikota dan depan Istana Bogor.

Dibangun sejak jaman Belanda, kisaran tahun 1922

Lukisan ini menunjukkan bagian depan hotel Salak asli, karena bagian belakang gedung hotel adalah tambahan

Alhamdulillah, kali ini Ayahnya anak-anak mendapat kamar dengan fasilitas Presidential Suite Room. Aku coba cek ke booking dot kom kisaran harga kamarnya adalah antara 2,5 juta hingga 3,3 juta per malam. *tergantung kapan kita ngebook kayaknya. (tgl 12 Februari aku iseng ngecek, harganya 3.3 juta semalam). Baiklah... kalau bayar sendiri mah...terima kasih banyak .. hehehe

Saturday, February 04, 2017

(Buku Bacaan) Januari Adalah Bulan Memulai Membaca Kembali


Beberapa tahun terakhir ini, kebiasaan membacaku menurut drastis. Terusik oleh medsos, gadget, anak-anak dan menulis. Sehingga ada saatnya otakku tumpul karena kosong tak berisi.

Akhirnya aku beresolusi, agar tahun 2017 ini aku kembali memaksakan diri untuk membaca.

Usahaku cukup keras nih tahun ini. Berusaha membaca buku yang lebih tebal dan tak sekedar illustrated books. Meski faktanya, masih banyakan buku anak-anaknya ketimbang buku "serius"nya.

Berikut ini buku-buku yang berhasil kubaca selama Januari 2017

Sunday, January 01, 2017

(Traveling Mom) Liburan Ke Novotel Bogor dan Sentul Paradise Park


*** 
Tulisan ini dibuat atas keinginanku sendiri. Tidak ada kerjasama dengan pihak hotel maupun aplikasi dan tempat liburan yang kupilih. 
***



Well...

Kali ini, liburan dengan biaya sendiri. Hehehe


Yup...sering sekali, aku dan anak-anak liburannya hanya "ngintilin" suami ke mana-mana. Dan sejak anak-anak mulai sekolah, maka jarang atau tidak semudah waktu mereka masih belum sekolah. Kami menyesuaikan diri dengan jadwal sekolah mereka. Pada akhirnya, si Ayah dipaksa untuk ambil cuti. 

Seperti kali ini.

Putra bungsuku selalu minta nginep di hotel. Hotel mana saja. Mungkin karena dia tahu, kalau di hotel, dia bisa bermain sepuasnya. Usia 4.5 tahun dengan konsep bermain di kepala, maka  hotel adalah salah satu tempat liburan yang menyenangkan buatnya. 

Maka, saat anak-anak mulai libur, dan ayahnya ada kesempatan ambil sedikit cuti (hanya 2 hari) mengingat akhir tahun sebetulnya banyak rekan atau kolega kantornya yang non muslim yang libur, dan ia "berdedikasi" tinggi menggantikan posisi jaga gawang kantor, maka ia hanya ambil cuti sedikit. 
*baiklah... aku bisa jadi lebay, tapi suami emang buka tipe yang nyaman ambil cuti. menurut dia cuti dan liburan itu ngabisin duit. kalau kerja kan ngasilin duit. hemmmm



Dengan berbekal handphone, begitu suami memberikan jadwal cutinya, maka aku langsung cek beberapa hotel yang nyaman untuk anak-anak, dan sesuai budget. Awalnya aku menggunakan beberapa aplikasi, namun kebanyakan memberitahu jika hotel yang kutag penuh. Akhirnya saat kucoba booking.com, ternyata ada kamar untuk hotel yang kupilih.

Pilihan jatuh pada Novotel. Karena aku pernah beberapa kali ke sini, dan dekat dari rumah, sekitar 2,5 jam dari Pamulang  jika lancar, juga terhindar dari kemacetan jika berangkat hari Kamis. 


Beberapa pertimbangan ini kujadikan patokan, karena menghindari liburan dengan kemacetan. Mending di rumah ketimbang "menikmati" macet. 

Maka setelah mendapatkan kamar dan bayar melalui kartu kredit (oh iya yang kubook itu adalah kamar yang tidak bisa dikembalikan uangnya. Jadi gak ada alasan untuk membatalkan liburan kali ini. hehehe). Maka aku menyiapkan 4 koper kecil serta 1 tas makanan. Alhamdulillah siap sudah. 

Hari pertama, Cek In.


Billa happy banget saat melihat hotelnya 

Perjalanan di mulai sekitar jam 11 siang. Kami makan dulu di rumah, agar sesampai di hotel tidak kelaparan, karena niatnya hari pertama ini adalah eksplore lingkungan hotel. 

Alhamdulillah, perjalanan lancar. Sempat berhenti satu kali di SPBU, untuk isi bensin, sholat, dan beliin Aam makan siang. Karena di rumah tadi dia gak mau. 

Sepanjang perjalanan kami banyak ngobrol dan geli dengan rengekan Aam yang ingin nginep di hotel. Sementara Billa setiap setengah jam bertanya, "kita sudah sampe belum?"

Kami berangkat dari Pamulang ke arah Parung Bogor, kemudian masuk ke tol di area Sentul Selatan, baru kemudian keluar tol Bogor, belok kiri dan menelusuri jalan ke arah Novotel Bogor, sekitar 4 km dari keluar tol. Ternyata ada bagian jalan yang sedang dicor. Namun tidak terlalu macet, meskipun program buka tutup jalan. Karena diatur sedemikian rupa oleh pihak security. 


Tepat jam 14.15 siang, aku cek in. 


Kupon sarapan dan kunci kamar

Senang banget urusan cek in nya tidak ada masalah dan berjalan cepat. Ada welcoming drink berupa es teh manis di gelas kecil dan sepertinya ada campuran buah atau sesuatu yang beda aja. Namun segar. 


perjalanan ke kamar, melewati spa tradisional 

Anak-anak antusias banget saat masuk ke kamar hotel. Terutama saat melihat ada bath up besar di teras kamar.


Fasilitas kamar difoto dari arah kamar mandi 

Keadaan teras kamar. Ada bath up yang menjadi hiburan banget buat anak-anak 

 Wow... ini sesuatu yang baru buat mereka. Sebetulnya ini adalah caraku untuk mengalihkan mereka dari kegiatan berenang. Karena Billa masih merah matanya, akibat alergi kaporit, saat berenang di hotel Mercure beberapa waktu lalu, dan Aam dalam masa penyembuhan dari Flu, sehingga kalau berenang di fasilitas hotel, akan memperburuk kesehatanya. Sementara jika di bath up ini, selain bebas kaporit, juga airnya hangat. Toh selama ini mereka di kolam renang lebih banyak main air, ketimbang berenang. :) 


Tempat tidurnya nyaman
Aku selalu senang mengambil gambar kondisi kamar saat pertama kali masuk. Selama ini aku sudah beberapa kali menginap di sini. Hanya saja, dulu gak punya hape yang mumpuni untuk moto, serta karena ikut kegiatan suami, jadi gak pernah ngeh detailnya. Biasalah manusia ya...kalau hal-hal gratis, suka melewatkan hal detail. Ketika bayar sendiri, baru deh memperhatikan fasilitas apa saja yang kuterima dari uang yang kubayarkan atas jasa dan fasilitas hotel tersebut. :) 


Kompliment dari pihak hotel di hari pertama 

Setelah meletakkan koper, dan observasi kamar sebentar. Aku mengajak suami dan anak-anak untuk mengeksplorasi lingkungan hotel. Sesaat mengingatkan aku pada hotel Borobudur Jakarta dan hotel Arya Duta Sumarecon Serpong, yang memiliki halaman belakang hotel yang luar biasa luas dan penuh pohon. I love the view... 


Menuju kawasan kolam renang 
Ini kolam renangnya


Sisi lain dari kolam renangnya 

Anak-anak juga senang mencoba Children Play ground dan Kids clubnya. 
Peraturan selama menggunakan Playgroun 
Seru!
Web boy
climbing girl 
Kids Club
Ayah dan anak bisa jalan-jalan sesorean 
Kotak sampahnya keren yaaa 
Jelang pukul 5 sore, kami kembali ke kamar. Sholat, istirahat dan anak-anak langsung mandi di bath upnya. Hehehe..

Malamnya kami hanya pergi ke rumah makan terdekat dari hotel, sekitar 6 km keluar kawasan. Di Rumah Makan Simpang Raya Bogor tersebut, Aku sempat berjumpa dengan salah seorang senior di FH Unsri, sekaligus teman seangkatan di Pasca Unsri. Kak Heru, yang sempat bikin surprise, karena mentraktir aku dan keluarga tanpa bilang-bilang. 

Setelah say hai dan ngobrol 3 menit, kami kembali sibuk makan di meja masing-masing. Kak Heru, lalu pulang dengan Pamannya. Saat giliran kami pulang, pihak kasir bilang, kalau makanan kami sudah dibayarkan oleh seseorang dan sisa uang diberikan kepadaku. Alhamdulilllah... :)

Meski ngerasa gak enak, karena aku tak memiliki nomor teleponnya untuk mengucapkan terima kasih, segera kudoakan, semoga teman kuliah tersebut diberkahi banyak rejeki karena sudah sedekah kepada kami. 


Selesai makan, kami bersiap-siap pulang ke hotel dan istirahat. Kusempatkan upload status di FB mencari info nomor telpon kak Heru. Dan bersyukur sekali, salah seorang kontakku, Kak Amir Hakim, kakak tingkat di FH Unsri juga, memberikan nomor kontak Kak Heru. Sehingga aku berkesempatan mengucapkan terima kasih via sms. :) 


Hari Kedua, Mal lagi Mal lagi. 

Kali ini, seperti halnya kalau bayar liburan dan hotel sendiri, aku cukup gigih membangunkan anak-anak dari tidurnya lebih pagi dari biasanya. Rugi kalau sarapannya dilewatkan. Bayar soalnya! 😃 Setelah mereka cuci muka dan sikat gigi, kami pun bersegera ke ruang makan. 


Sarapan pagi

Sarapannya lumayan banyak variasi. Meski, Aam tidak tertarik sama sekali untuk sarapan, namun aku, suami dan putriku cukup enjoy dengan menu yang diberikan. Tak semuanya cocok di lidah, tapi sangat mengenyangkan. 


Kondisi lemari setelah kuletakkan pakaian di sana
Hari ke dua di hotel kali ini, aku tak punya rencana khusus. Awalnya sih mau  ngajak keluarga ke Ah Fung Market. Tapi Ayahnya anak-anak tidak tertarik, mengingat Billa tak enjoy naik perahu dan Aam juga susah diatur, khawatir dia gak enjoy di kawasan pasar terapung seperti itu. Belum lagi, kebetulan kami bukan tipe keluarga pencinta kuliner. Jadi makanan bukan menjadi obyek pencarian saat liburan buat kami. 

Kegiatan berenang di hotelpun kuulur-ulur. Dan mengarahkan anak-anak untuk bermain air hangat di bath up saja. Karena aku masih khawatir dengan efek samping alergi kaporit pada mata Billa. 


Bersiap menuju Mal :)


Mom and daughter..:) 

Akhirnya, setelah bermalas-malasan di kamar hotel hingga jelang makan siang, dan ayah anak-anak selesai sholat Jumatan di Mesjid Komplek perumahan dekat hotel, kamipun bersiap-siap untuk jalan ke Mal terdekat. Yakni Botani Square Mal.


Gaya Aam 

Yah begitulah, akhirnya Mal lagi Mal lagi. 

Kami memilih makan di foodcourtnya, lalu iseng melihat-lihat harga laptop untuk dibandingkan di Poin Square Lebak Bulus, serta membeli mainan lego-legoan, untuk anak-anak mainkan di hotel nanti. 


Aku sempat mampir di Gramedia Botani Square dan mencapture kumcer Kiddo yang ada 1 tulisanku

Selesai sholat magrib, kami pun bersegera pulang ke hotel. Makan malam, kami beli nasi bungkus aja, dan makan di hotel. Hihihi.. kenyang dan hemat. :) 

Malam harinya, aku menyibukkan diri mencari obyek wisata terdekat dari hotel. Paling tidak, kali ini, anak-anak harus merasakan piknik ke satu kawasan wisata yang tak jauh dari hotel. Maka pilihan jatuh ke Sentul Paradise Park. Lokasi yang katanya hanya 45 menit dari hotel, cukup menarik kalau dari foto-foto yang ada di Google, serta menarik karena ada air terjunnya. 

Kupersiapkan beberapa kebutuhan untuk besok. Dan aku tidak memasukkan jaket dalam urusan ini, karena yakin semuanya akan baik-baik saja tanpa jaket. :) 

Hari Ketiga, Menuju Air Terjun Bidadari.


Surprise jumpa Sari 

Selesai sarapan, aku sempat bertemu teman di ruang sarapan. Padahal malamnya aku sempat me WA teman ini dan mengucapkan selamat atas kehamilannya. Ternyata Sari, yang saat ini aktif sebagai ketua bakos TK Alzind tempat Billa sekolah dulu juga sedang liburan di sana bersama keluarga. Rejeki jumpa di tempat yang tak terduga. Selama ini janjian ketemu batal melulu soalnya. Hehehe

Billa sarapan dengan lancar. Aam hanya makan sedikit dan mereka berdua lalu asyik terlibat di kegiatan anak-anak di salah satu saung di tengah kawasan ruang makan. Mewarnai bersama badut Hypo. Sayangnya hanya sebentar anak-anak main sama Hypo. Ini karena sarapannya agak kesiangan nih. Jam 9an baru sarapan. Tapi mereka senang dengan kegiatan mewarnai dan menonton film anak-anak. 

Jam 10an, kamipun mulai siap-siap mencoba perjalanan menuju Sentul Paradise Park. Mengandalkan Google Maps, kami menelusuri perjalanan dengan hati agak deg-degan. Soalnya belum pernah ke kawasan ini. Kami juga blank dengan kondisi perjalanan. 

Sempat berhenti di salah satu kawasan untuk sholat zuhur di sebuah mesjid, yang sepertinya memang dijadikan tempat istirahat banyak turis lokal. Lalu setengah jam kemudian kamipun melanjutkan perjalanan. 


Pintu masuk lokasi 
Duh, ternyata jalan ke arah lokasi wisata meskipun dicor, tapi asal-asalan, dan relatif terjal diselingi curam. Memang bukan jalan tanah, sehingga tidak licik atau becek, namun sangat curam turunannya serta terjal mendaki. Suami sempat meragukan perjalanan ke arah kawasan wisata tersebut. 


Jalannya yang menurun 
tiket masuk

Namun, alhamdulillah, sejam dari sejak keberangkatan, kamipun sampai di lokasi air terjun. Dan alhamdulillah cukup sepadan dengan deg-dengan kami selama perjalanan. Bisa jadi karena kami tak tahu medan lokasi, serta juga bukan tipe traveler sejati, karena mengkhawatirkan kemungkinan masalah di perjalanan. 



Air terjun dari kejauhan 


Ada tempat jual souvenir dan relatif murah


pintu masuk pengecekan tiket

Kawasan air terjun ini relatif menyenangkan buat anak-anak. Ada kolam air untuk bermain dan berenang juga. Banyak keluarga yang berpiknik. Aku dan keluarga lalu  memilih salah satu pojokan sekaligus menyewa karpet untuk duduk di sana. Menyaksikan air terjun, air kolam dan kawanan monyet di seberang sungai kecil. Anak-anak terlihat antusias terhadap air kolam dan air terjun.


family time

Setelah makan siang seadanya, dan berdoa semoga anak-anak gak masuk angin, merekapun bermain air bersama ayah mereka. Aku kebagian moto-moto dan menikmati lingkungan sekitar. Anginnya lumayan kencang. Dan aku sepertinya tidak terlalu menganggap masalah angin gunung tersebut. 


Menjelang mencari karpet


Aam happy banget
anak-anak bermain air bersama ayah


berpelukaaaan 

Pemandangannya asyik banget

Tak lama, sekitar pukul 15.00 sore, aku ajak anak-anak untuk keluar dari kolam. Mengingat kondisi perjalanan yang relatif terjal, aku menghindari perjalanan malam ke hotel. Khawatir ada masalah aja. Setelah sholat ashar di sebuah mushola kecil di lembah belakang kawasan air kolam dan air terjun, kami pun bersiap pulang. 



Billa sempat menulis dan menggambar situasi yang ada di buku kecilnya
Jalan menanjak menuju parkiran 

Ada satu kejadian yang cukup mengagetkan kami. Yakni, saat mobil kami distop oleh segerombolan orang-orang dan ternyata mereka meminta tolong agar kami mengantarkan seorang abegeh perempuan yang kecelakaan. Wajahnya luka-luka dan berdarah. Aku sempat kaget juga. Dan sedikit khawatir dengan kondisi tersebut, akan mempengaruhi mental anak-anak.

Namun, kami tetap menolong keluarga yang datang dari Depok dengan motor ke kawasan tersebut. Ibu dari abegeh yang terluka tersebut ikut dalam mobil kami. Aam aku pangku di depan, dan ia tak lama tertidur. Sementara Billa kulirik hanya memilih diam dan tak berani melihat luka yang ada di sekujur tubuh abegeh perempuan tersebut. 

Sempat kutanyakan kejadiannya. Ternyata mereka sekeluarga baru saja sampai ke kawasan tersebut. Berhubung motori si Ibu bukan matic, ia tak mampu membawanya ke arah turunan curam menuju kawasan air terjun. Ia menghentikan motornya, lalu meminta suaminya yang gantian membawa motor tersebut. Sepertinya mereka berangkat dengan 3 motor. Sayangnya anak perempuan yang kuperkirakan berusia 14 tahun tersebut terlalu senang karena telah sampai di tempat wisata. Ia mengindahkan perintah ibunya untuk hati-hati menelusuri turunan tersebut. Ia memilih berlari kecil, dan terpeleset menggelundung hingga ke bawah. 

Duh, aku gak berani bayangkan bagaimana kondisinya saat jatuh tersebut. Aku prihatin sekali dengan keadaannya yang merintih kesakitan. 

Dengan dibimbing ojek setempat, kamipun meluncur mencari poliklinik atau bidan atau dokter terdekat. Sekitar beberapa kilometer keluar dari lokasi wisata, kami berhasil menemukan sebuah praktek bidan yang buka. Tak lama, kamipun meluncur pulang ke hotel. 

Billa terlihat diam sepanjang perjalanan. Aku hanya memberinya sedikit nasehat dari kejadian tadi. Bersyukur juga arah mencari lokasi orang kesehatan tersebut searah dengan hotel Novotel. Sehingga sebelum magrib kami sudah tiba di kamar. 

Dan, aku yang cukup letih tak menyadari jika angin gunung masuk ke tubuh yang tidak terlalu fit ini. Maka setelah sholat magrib, aku pun mengalami rasa sakit di sekujur tubuh, mual dan akhirnya muntah-muntah seperti perempuan hamil muda. 

Allah!, tak enak betul masuk angin gini. Aku jadi gak bisa ngapa-ngapain. Padahal anak-anak belum makan dan mandi. Aku bahkan belum packing untuk keperluan cek out besok hari. 

Akhirnya, suamipun mengurusi semuanya. Terutama packing koper. Sementara aku sibuk bolak balik kamar mandi karena muntah-muntah, juga sibuk nungging karena sakit perut dan susah kentut, sementara suami sibuk belanja makanan untuk anak-anak. Memesankan tom yum untukku yang hanya sanggup kumakan 6 suap lalu kembali masuk ke dalam selimut. Suhuku meningkat ke 38, namun menggigil sehingga harus menggunakan kaos kaki. 

What a day banget deh kalau udah gini. Antiklimaks dari keseruan saat foto-foto dan menikmati piknik pertama kami sekeluarga kecil ke kawasan air terjun. 


Hari ke empat, Cek Out. 

Walhasil, hingga jam 3 dini hari, aku kesulitan tidur. dan menjelang subuh aku baru berhasil menutup mata dan muntahku berhenti. Selesai sholat subuh, aku memutuskan tidak ikut sarapan. Tidur adalah sarapanku kali ini. 

Saat Billa dan ayahnya pergi sarapan. Aku menggelung tubuhku di sebelah Aam dan memilih menutup mata beristirahat total. Aku sempat dibeliin coklat milo dan roti regal semalam. Bermodal kedua makanan tersebut, aku sarapan, dan kondisiku membaik. Demam hilang, suhu normal, muntah berhenti. Namun mual, lidah gak terasa apa-apa dan keringat dingin masih menyertai diriku pagi itu. 

Sekitar jam 11.30 aku merasa bisa berjalan dengan normal dan memaksakan diri untuk terlihat baik dan sehat. Lalu aku cek out. Setengah kelinyengan aku bergegas masuk ke mobil kami, sesaat setelah urusan semuanya kelar. Alhamdulillah, karena sudah bayar dimuka, urusan cek out juga hanya 5 menit saja. 

Mobil kamipun meluncur keluar dari kawasan Novotel. Aam terlihat sedih dan mulutnya mulai berkicau lagi minta kembali ke Novotel.

"No more home!" katanya saat tahu, kami otw home. Hehehe


Kami sempat makan siang di salah satu rumah  makan Padang, di dekat kawasan hotel. Lalu menuju tol dan alhamdulillah, perjalanan kembali ke arah rumah lewat Jakarta berjalan lancar.

Aku menyaksikan kemacetan yang mengular dari Jakarta ke Bogor. Lega karena memilih jadwal liburan yang pas, sehingga terhindar dari kemacetan. Entah kenapa, aku senang sekali  memilih hari KAMIS sebagai hari untuk keluar rumah jika keluar kota. Mungkin karena tidak sengaja, tapi bisa jadi karena aku mencoba mengikuti sunnah Rasul untuk memulai perjalanan di hari Kamis. :) 

Sebelum sampai rumah, kami mampir ke beberapa tempat untuk mengurus beberapa gawean lainnya. Tubuhku masih agak lemas. 

Namun memiliki anak-anak aktif dan suami yang punya planning dalam satu hari, membuatku harus kuat. Alhamdulillah, setelah sampai rumah, aku memilih istirahat lagi. Sambil bersyukur atas rejeki dan kebaikan yang diberikan Allah kepadaku dan keluarga. 

Alhamdulillah



Kesimpulan terkait Hotel

Aku senang membuat simpulan kenyamanan hotel yang kutempati. Mungkin subyektif, tapi secara keseluruhan, aku tulis dengan jujur dan tanpa beban :) 

Kelebihan : 

1. Harga kamar sepadan dengan fasilitasnya. Paling tidak anak-anak menikmati sekali bath up yang ada di teras hotel. Juga welcoming drink and fruits nya not bad. Tempat tidurnya juga nyaman. Meskipun tidak terlalu sebanyak  hotel berbintang selevel, tapi toilet kits dan kebutuhan minum teh kopinya lumayan banget. 


Tempat teh dan perlengkapan minum dan handuk 
toilet kits

2. Fasilitas renang dan bermain anak-anak di halaman belakang hotel, luar biasa keren. Ini memang hotel yang layak rekomen untuk menghabiskan liburan bersama anak-anak. Apalagi jika anak-anak kita adalah tipe aktif. Kolam renang, Outbond dan Kids Club adalah penunjang fasilitas hotel yang bagus banget. 

3. Pilihan sarapannya banyak. Dan ada kegiatan bersama anak-anak di hari Sabtu dan Minggu bersama badut Hypo dan kakak-kakak pengasuh acara anak.

4. Fasilitas fitness dan latihan memanahnya ada dan cukup lengkap. Tapi aku dan keluarga tidak memanfaatkannya. 

5. Udaranya sejuk namun tidak membuat kedinginan. Banyak pohon dan lokasi jalan kaki yang membuat kita lupa jika kita sebetulnya tak jauh dari kota Jakarta.
halaman belakang hotel yang luar biasa sejuk


6. Petugas hotelnya relatif ramah dan mau direpotkan. 

7. Oh iya, fasilitas bath up di teras hotel, dan tetap memiliki privacy dari orang luar, sungguh pilihan yang tepat bagi anak-anak penyuka air. Berendam bersama mainan mereka, dengan air hangat dengan hujan di luar sana, sungguh pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. 

Kekurangan: 

1. Perlu peremajaan terhadap kamar mandi. Karena 10 tahun lalu saat pertama kali aku ke sini sama suami, kondisinya juga gak beda jauh. Air untuk wc juga kecil banget. Aku  males komplain, khawatir dipindahkan ke kamar lain. Sementara aku udah meletakkan pakaian di dalam lemari, dan mainan anak-anak tersebar di lantai kamar. Boleh dibilang, pewarnaan coklat tua pada kamar, membuat tua banget kamar tersebut. :) 
Kamar mandi mengadopsi tema |Jepang. sayang sudah agak old fashion 


2. Ada kecoak dua ekor di kamar di hari ke 3. Hahaha.. kacau banget!. Anak-anak sempat teriak...dan aku mendadak jadi superMom pengusir kecoak deh beberapa menit. 

3. Lokasi kamar yang jauh dari kolam renang, memang membuatku jadi malas untuk berenang. 

4. Meski pilihan sarapan banyak, tapi tastenya biasa saja di lidahku. Tak terlalu istimewa. Tapi lumayan buat perut Indonesiaku. 
ini hanya sarapan pencitraan belaka hehehe 


5. Lokasi hotel jauh dari pusat kota Bogor. Harus keluar jauh jika mencari obat ataupun makanan. Karena memang harga makanan di hotel berbintang mah bikin kaget ya. hehehhe


so far... aku akan beri skor nilai 7.5 untuk fasilitas hotel secara keseluruhan dalam skala 1 - 10, namun kuberi skor 9 untuk fasilitas yang mendukung kegiatan anak-anak berkreativitas serta bermain. 

Berikut ini, catatan keuangan yang keluar selama liburan. Kubuat dengan maksud menjadi pembanding bagi pembaca blog ini, sekaligus buatku. Penggunaan fasilitas booking.com membuatku mendapatkan diskon 20 persen untuk kamar hotel. Di saat beberapa aplikasi lain menyatakan Novotel penuh serta mahal, ternyata lewat app booking.com aku malah dapat kamar dan diskon. Meskipun tidak bisa dikembalikan uangnya dan menggunakan CC. 

Total Rincian Biaya yang Keluar: (dikopas dari memo hapeku) 

Hari Pertama

Bbm  100 ribu
Hotel 4 hari 3 malam 4.7 jutaan
Cfc  (makan siang Aam) 65 rb
Mkn malam gratis dr kak heru. Traktir diem2 di rm simpang raya bogor

Hari Ke dua


Makan siang at Botani square 150 rb
Lego 2 120 rb
Makan malam nasbus 40 rb

Hari ke tiga

Sentul paradise park. Air terjun bidadari. Masuk 4 org 160 rb. 1 mobil 10 rb
Sewa karpet 60 rb seharian
Makan siang mie instan  dan nasi campur. 45 rb. Air minum bawa sendiri
Makan malam agak mahal, Tom Yum dan Nasi dari Hotel 120 ribu. Sop iga dan ayam goreng untuk anak-anak 120 ribu juga. Hiks. 


Hari ke empat

Makan Siang di RM Padang 80 ribu
otw home. Mampir ke Poin Square, BXC dan Gramedia World BSD

Total Biaya Liburan : 5.770.000 rupiah untuk 4 hari dan 3 malam di kawasan Bogor.