Saturday, February 11, 2017

(Travelling Mom) Merasakan Fasilitas Presidential Suite ala Hotel Salak Bogor

***

Pernyataan :

Tulisan ini kubuat atas kesadaranku sendiri. Tidak ada kerjasama dalam bentuk apapun dengan hotel yang kureview.

***



Putra Bungsuku di depan hotel Salak The Heritage

Menikmati fasilitas hotel berbintang 4 sekelas Salak kali ini adalah yang ke 3 kalinya. Dan ini adalah keberuntungan dan nikmat dari Allah karena "ngintilin" Ayahnya anak-anak. Hehehe *tutup muka, ketauan gratisan. :)

Kali pertama nikmatinnya dulu 10 thn lalu mungkin, saat kami berdua belum punya anak. Lalu bbrp tahun lalu, saat baru punya Billa. Kali ini Aam, putra bungsuku mendapat kesempatan menikmati, hotel yang bagian depannya adalah bagian dari hotel jaman Belanda dan old version banget, berposisi dekat Balaikota dan depan Istana Bogor.

Dibangun sejak jaman Belanda, kisaran tahun 1922

Lukisan ini menunjukkan bagian depan hotel Salak asli, karena bagian belakang gedung hotel adalah tambahan

Alhamdulillah, kali ini Ayahnya anak-anak mendapat kamar dengan fasilitas Presidential Suite Room. Aku coba cek ke booking dot kom kisaran harga kamarnya adalah antara 2,5 juta hingga 3,3 juta per malam. *tergantung kapan kita ngebook kayaknya. (tgl 12 Februari aku iseng ngecek, harganya 3.3 juta semalam). Baiklah... kalau bayar sendiri mah...terima kasih banyak .. hehehe


Dari rumah, kami berangkat memang sudah malam. Karena pertimbangan Billa hendak mengaji dulu dan menghindari kemacetan. Alhamdulillah, jam 11.45 malam, kami sampai. Anak-anak sudah tertidur.

Kamar tersebut ada di posisi lantai ke 2. Sayangnya tidak ada jendela menghadap ke Gunung Salak. Ada kamar khusus yang "Salak Mountain View", kisaran harganya 1,4 hingga 1,9 juta semalam. *aku hanya bisa ngecek lewat internet doank. hehehe


Lantai menuju kamar
Ada kejadian lucu saat aku duluan masuk kamar bersama Aam yang tertidur dalam gendonganku. Aku kesulitan mencari tombol atau tempat menghidupkan lampu kamar. Sampai menggunakan senter dari hape. Hahaha
Ternyata, posisinya sebelah kanan pintu, sekitar 2 meter dari jarak pintu masuk. Itupun setelah kuingat2 posisi beberapa tempat kunci penghidup lampu kamar di beberapa hotel yang pernah kutempati. 

Kamarnya memang luas. sekitar 100 meter bersegi. Kira2 3 kamar hotel ukuran deluxe digabung gitu deh. 

Kedatangan kami diterima dengan kondisi meja makan sudah tertata rapi dan ruang duduk sambil nonton tivi. Baru kemudian ada pintu  masuk ke kamar. Di kamar ada 2 kamar mandi. Kamar mandi luar dekat pintu masuk dan kamar mandi dalam kamar. 

Berikut gambar kondisi kamarnya. 


Ini adalah kondisi saat baru masuk dalam kamar.
Jarak dari pintu ke ruang makan tersebut sekitar 4 meter

Ini adalah ruang makan sekaligus ruang tamu dan nonton tivi.
Jika jendela itu dibuka, maka pemandangan adalah jalan raya dan istana bogor
berikut kijang-kijang bertotolnya

Meja makan sudah tertata.
Tapi tanpa piring.
Dan kami bisa mengorder piring kosong kapan saja :) 

Ukuran tempat tidurnya adalah KING
Bisa buat sekeluarga kecil. hehehe
Beberapa detail yang aku sukai, sering kufoto jika masuk ke kamar sebuah hotel, antara lain : 

fasilitas officenya kurang lengkap. sekedarnya saja, tapi menarik

aku suka fasilitas mini barnya
relatif lengkap, bahkan ada  coklat sachet.
Jarang kutemukan hotel yang memberikan coklat sachet seperti ini.
Tehnya sendiri teh Tong Ji, kesukaan suami

Setelah melihat fasilitas yang detail, aku foto2 deh bagian kamar mandinya. Ukuran kamar mandi yang diluar adalah standar kamar mandi  yang kecil. Sementara kamar mandi dalam kamarnya, luas banget. Seukuran kamar standar di hotel ini. 

bath kit nya lengkap
aku suka aroma herbal di sabunnya :) 

dan ini adalah wilayah kesukaan anak-anak.
Bath up yang besar. sehari 2 kali mandi, walhasil mereka banyakan main air ketimbang mandinya


Ini wc nya tanpa pintu.
Lumayan bikin rese juga kalau kebelet, tapi pas anak-anak lagi mandi di bath up
hahaha


ini kamar mandi dengan shower

Fasilitasnya sendiri sebetulnya sama dengan beberapa hotel berbintang 4 lainnya. Yang membedakannya adalah ukuran ruangan yang besar. Sehingga anak-anakku bisa bermain petak umpet, kejar-kejaran dan jumpalitan sesuka hati mereka.

Makan pagi atau sarapannya sendiri di dua ruang. Ruang pertama namanya Kanari dan satu lagi aku lupa.. *hehehe..gimana mau jadi blogger yang dikasih gratisan hotel ya jika bikin laporan atau kisah aja lupa nama kawasannnya hahahah

Makanannya standar. Ada yang enak, ada yang biasa aja. Pilihannya gak begitu banyak. Tapi so far, tidak jelek.

Pilihan makanan utamanya
Biasanya ada nasi goreng dan sejenisnya 


Sisi lain dari ruang makan di Kanari

Kalau ini ada di tengah hotel. Aku lupa nama ruangan ini.
Pilihan makanannya nggak sebanyak di Kanari
Terus terang.... kuperhatikan, untuk hotel yang manajemennya adalah buatan orang Indonesia, terkadang hal-hal detail suka dilewatkan. Misalnya, tempat sampah, jenis makanan yg hari ini enak, besok belum tentu, hehehe... termasuk perhatian pada anak-anak. Aku ambil contoh, jika ada pengguna hotel membawa anak-anak, kalau di beberapa hotel yang pernah kutempati, mereka concern dengan kehadiran anak yang masih minum susu. Biasanya akan menawarkan air mineral lebih banyak. Atau menambah handuk. 

Anyway... kembali ke hotel Salak, fasilitasnya relatif lengkap, meski dengan ukuran kecil. Seperti kolam renang, salon dan spa, tempat ngegym hingga kids club dan playground. 



Taman luar, dekat kolam renang di sore hari

Koridor di ruang lantai bawah hotel. Sekitarnya ada dokter gigi dan kantor hotel

Salon dan Spa di lantai 2, tak jauh dari kamar presidential suite

Kolam renang ukuran kecil, dekat Kids Club dan Ruang Ngegym


Ini kalau nggak salah, ruang pertemuan gitu. Besar juga ruangannya
Bisa buat meeting sekaligus rapat paripurna :) 

Kembali ke fasilitas kamar presidential suite, selain ukuran yang besar dan ruangan terbagi-bagi. Kamar ini juga menggunakan karpet tebal seluruh ruangan, kecuali kamar mandi. 
Dan aku paling suka bagian terasnya. Masya Allah bunga-bunga di terasnya... Bunga Krisan dengan warna warni dan segar, alias asli. 


Salah satu bagian kamar yang paling aku sukai :) 

Dan sesekali narsis bareng yang dapat fasilitas
Aku hanya ngekor aja.
Alhamdulillah 
Berikut, simpulanku terhadap kamar ini :

Kelebihannya : 

1. Presidential suitenya sudah pasti keren!, karena luasnya. Anak-anak senang sekali, karena mereka bisa berlarian dan bermain petak umpet
2. Teras yang penuh bunga krisan adalah salah satu bagian terkeren dari kamar ini.
3. Kamar mandi ada dua, jadi kalau yang datang tamu, bisa menggunakan kamar mandi di luar.
4. Ada pintu pembatas antar ruang, membuat nyaman orang yang ingin tidur, tanpa diganggu oleh tamu yang datang. Saat aku menginap di sana, ada dua orang tamu penulis yang datang. Sementara ibuku yang ikut denganku, bisa tenang di dalam kamar, tanpa perlu merasa jengah atau tak nyaman. Karena pintunya ditutup.
5. Fasilitas mini bar nya lengkap. Aku juga bisa order dan pinjem piring2 sih buat makan di kamar. Ini menyenangkan juga.
6. kamar mandi yang luas, dengan bath up yang besar. Bikin seru aktivitas mandi buat anak-anak.
7. Secara keseluruhan fasilitas hotel juga cukup, meskipun tidak besar. Namun relatif lengkap.
8. Dari segi harga, diluar 2 kamar seperti suite dan mountain view, harga kamar relatif terjangkau. Kuperhatikan kemarin, yang mengadakan training atau meeting adalah para guru dan beberapa pegawai kantor instansi. Jadi relatif terjangkau.

Kekurangannya : 

1. Karpet yang ada di kamar suite itu kalau tidak kuminta untuk divacuum, sepertinya room servicenya tidak akan memvakumnya. Kebayang anak-anakku yang alergi karpet. Terpaksa kularang tidur-tiduran di lantai. Khawatir tungau dan gatal-gatal.
2. Room boy atau pegawai hotel terkait room servicenya tidak aware dengan permintaaku terkait air mineral. Biasanya kalau aku rekues air minum tambahan karena anak masih minum susu, di hotel lain akan sigap. Gak perlu dua kali minta, maka setiap pagi, ada ekstra tambahan. Tapi kalau ini kudu diminta tiap pagi. Juga handuk. :(
3. untuk Laundry juga aneh. Biasanya jika pagi diambil, sore atau abis magrib sudah dianterin. Lah ini, kudu kita telpon dulu baru dianterin. Piye toh? Katanya suite hahahaha
4. Sistem telponnya masih jadul banget. Di hotel lain sih kalau kita nelpon sudah ketahuan kamar nomor berapa yang nelpon. Aku terpaksa bilang kamar sekian dan suite, baru deh mereka sigap ngeladenin permintaanku. Well.. entah pegawainya yang kudu diupgrade profesionalismenya atau emang pengaruh dari tehnologi yang masih lama gitu, sehingga mereka gak aware tamu dari kamar berapa yang menelpon.
5. Aku nggak begitu merekomendasikan hotel ini sebagai hotel untuk liburan keluarga yang ingin menikmati fasilitas hotel, tidak seperti hotel Novotel atau R hotel yang memang fokus sebagai hotel keluarga. Tapi aku rekomendasikan banget untuk yang ingin keliling Bogor (alias hotel sebagai tempat tidur saja) atau untuk yang meeting dan training. Karena ia posisinya mudah menjangkau angkutan dan jalan kaki keliling istana serta kebun raya bogor.




6 comments:

  1. Wah rejeki banget ya uni bisa nginep di president suit. Hotel di bogor yg rata2 jadul ya emang gtu kyknya, blom bsa berinovasi. Kalah sama hotel2 baru yg klo nelpon udh tau kita di kamar mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya manda... resiko mempertahankan heritage itu kali ya hehehe

      iya alhamdulillah, rejeki banget hehehe

      Delete
  2. Itu luasnya 100 meter persegi wow, rumahku hanya 90 meter persegi 😊, wah gak apa mbak gratisan pun menurutku rezeki dan reward, kaya suamiku juga sering dapet dan aku kecipratan, kan atas prestasi kerja juga wajarlah dapet hadiahnya dan keluarganya pun menikmati ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihiih iyaaa, alhamdulillah,...

      iya 100 m2 kalau baca di website hotelnya. tapi emang luas sih. anak2 sampe bisa lari2an dan main petak umpet segala hehehe

      Delete
  3. pengen ikut ambruk di kasur ntuh hahahha
    bkin mupeng aja Un :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya enak banget kasurnya... mudah2an nanti Nyi juga akan dapatin pengalaman ini yaaa.. amiiiin

      Delete